5 Angkringan Legendaris di Jogja yang Bikin Bernostalgia – Jogja selalu punya cara sederhana untuk membuat siapa pun rindu. Salah satunya lewat angkringan—tempat makan rakyat yang sarat kenangan. Bagi perantau, singgah di angkringan saat pulang ke Jogja terasa seperti ritual wajib. Duduk di bangku kayu, menyeruput teh hangat, dan menikmati nasi kucing menghadirkan suasana akrab yang sulit digantikan. Berikut ini lima angkringan kondang di Jogja yang kerap heylink rajamahjong menjadi tempat bernostalgia kala pulang ke Kota Gudeg.
Angkringan Lik Man (Angkringan KR)
Angkringan Lik Man yang berada di dekat kantor Harian Kedaulatan Rakyat ini bisa dibilang legenda. Ciri khasnya adalah kopi joss—kopi hitam panas yang disajikan dengan arang membara. Sensasi bunyi “joss” saat arang dicelupkan ke kopi menjadi pengalaman unik yang selalu dirindukan. Menu sate usus, gorengan, dan nasi kucingnya pun selalu menggugah selera, terutama di malam hari.
Angkringan Pak Jabrik Tugu
Berlokasi tak jauh dari Tugu Jogja, angkringan Pak Jabrik menjadi tempat favorit mahasiswa dan wisatawan. Suasananya ramai namun hangat, cocok untuk berbincang panjang bersama teman lama. Pilihan lauknya beragam, mulai dari baceman, sate telur puyuh, hingga tempe mendoan. Angkringan ini sering menjadi saksi cerita lama situs slot mahjong 2 yang kembali terulang saat para perantau pulang kampung.
Angkringan Kang Harjo Monjali
Angkringan Kang Harjo di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali) dikenal dengan porsi nasi kucing yang lebih besar dan lauk melimpah. Tempat ini pas untuk melepas rindu Jogja setelah perjalanan panjang. Duduk lesehan di pinggir jalan sambil menikmati suasana malam Jogja membuat kenangan masa lalu terasa begitu dekat dan nyata.
Angkringan Pendopo Lawas
Berbeda dari angkringan pada umumnya, Angkringan Pendopo Lawas mengusung konsep tradisional dengan sentuhan estetika Jawa klasik. Berlokasi di kawasan Bantul, angkringan ini menawarkan suasana tenang dengan alunan musik keroncong atau tembang Jawa. Cocok bagi mereka yang ingin bernostalgia sambil menikmati Jogja dari sisi yang lebih syahdu.
Angkringan Bu Narti Kotagede
Kotagede tak hanya terkenal dengan sejarah dan peraknya, tetapi juga angkringan Bu Narti yang sederhana namun penuh cerita. Angkringan ini sering dikunjungi warga lokal yang sudah puluhan tahun menjadi pelanggan setia. Rasa masakannya yang konsisten dan suasana kekeluargaan membuat siapa pun merasa seperti pulang ke rumah sendiri.
Angkringan, Tempat Pulang yang Sebenarnya
Lebih dari sekadar tempat makan, angkringan adalah ruang pertemuan kenangan. Di sanalah tawa lama kembali terdengar, obrolan sederhana terasa bermakna, dan rasa rindu perlahan terobati. Lima angkringan kondang di atas membuktikan bahwa Jogja tak pernah kehilangan kehangatannya. Setiap kali pulang ke Jogja, angkringan selalu siap menyambut, seperti sahabat lama yang tak pernah berubah.